Cara Mengobati Penyakit Gula Dengan Obat Tradisional

Penyakit gula dari diabetes ini tak bisa dipungkiri menjadi salah satu jenis penyakit yang cukup ditakuti, karena risiko terburuknya adalah kematian. Jika tak kunjung mendapatkan penanganan khusus, seorang penderita penyakit gula juga dikhawatirkan akan mengalami banyak gejala atau ciri penyakit yang sangat menggaggu kenyamanan.

Bahkan jika dibiarkan, penyakit tersebut bisa semakin parah dan semakin menggerogoti kesehatan penderitanya. Lalu apa solusinya? Secara umum, solusinya jelas dengan memeriksakan kondisi Anda ke dokter dan mulai melakukan obat diabetes secara intensif. Akan tetapi sebelum mengetahui hal tersebut, sebaiknya Anda ketahui dilu beberapa ciri-ciri penyakit gula yang mungkin bisa Anda alami dan tentunya bisa membuat Anda semakin waspada.

1. Banyak Buang Air Kecil

Ciri-ciri penyakit gula yang pertama adalah ketika Anda sangat sering buang air kecil. Mungkin jika dilihat sekilas mata dan tanpa pemeriksaan lebih lanjut, hal ini dianggap sebagai masalah yang sepele. Mungkin dianggap sebagai fenomena kedinginan, terlalu banyak minum, dan sebagainya. Akan tetapi sebenarnya penyakit ini disebabkan karena kandungan glukosa yang terlalu banyak di dalam darah. Ketika jumlah insulin berkurang, maka fungsi atau kinerja ginjal juga tidak akan maksimal.

Ginjal tidak bisa menyaring gula atau glukosa untuk dikembalikan ke darah. Dan akhirnya ginjal memperbanyak air yang diambil dari darah untuk menghancurkan glukosa. Inilah yang mengakibatkan kandung kemih Anda semakin penuh dan akhirnya Anda menjadi sering buang air kecil.

2. Terlalu Sering Merasa Haus

Ketika jumlah insulin tidak mencukupi, fungsi ginjal tidak akan bekerja dengan baik, dan pada akhirnya yang terjadi adalah seperti yang tadi sudah dijelaskan yaitu Anda menjadi lebih sering kencing atau buang air kecil. Nah, seringnya buang air kecil tersebut tentu akan membuat Anda menjadi lebih sering merasa haus yang diakibatkan karena penghancuran glukosa yang terjadi di dalam tubuh. Kegiatan penghancuran glukosa yang terhambat akan menyedot air dari darah, sehingga untuk membuat tubuh Anda seimbang, tubuh seolah menagih air yang sudah dibuang dengan cara minum air putih.

3. Sering Kesemutan

Ciri selanjutnya adalah tubuh merasa sering kesemutan, terutama pada bagian kaki dan juga tangan. Gejala kesemutan ini juga sering diistilahkan dengan neuropati. Gejala ini juga terjadi secara bertahap karena ternyata kadar glukosa berlebih di dalam darah akan membuat sistem saraf menjadi rusak. Akan tetapi justru gejala kesemutan ini sering dianggap sebagai kesemutan biasa saja.

 

Berikut Obat Tradisional yang dapat anda gunakan untuk Mengobati Penyakit Gula:

1. Madu

Madu adalah bahan yang sangat aman dan alami untuk mengobati diabetes. Madu akan membantu mengelola diabetes dengan cara membentuk sistem kekebalan tubuh, meningkatkan fungsi organ terutama pankreas dan mencegah resistensi insulin. Konsumsi madu secara rutin juga bisa meningkatkan respon gula darah dengan jumlah yang lebih rendah karena madu mengandung pati glukosa.

Madu akan diserap oleh organ hati dalam waktu yang cepat sehingga bisa mendorong hilangkan glukosa dalam darah. Ini berarti bahwa madu akan menurunkan kadar gula darah dan membantu tubuh dalam melepaskan insulin sesuai kebutuhan tubuh. Konsumsi madu sebanyak 1 sendok makan secara rutin bisa membantu meningkatkan fungsi sel beta pada pankreas dan mengurangi gangguan metabolisme pada penderita diabetes. Namun batasi konsumsi madu harian untuk mencegah bahaya madu untuk diabetes.

2. Kunyit

Kunyit adalah jenis tanaman rimpang yang bisa membantu semua penderita diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2010 membuktikan jia kunyit mengandung senyawa kurkumin yang bisa melindungi sel beta pada pankreas. Sel beta merupakan sel aktif yang bekerja untuk pankreas dan berfungsi untuk menghasilkan metabolisme insulin.

Cara:

– Rebus 1 – 3 gram kunyit dengan beberapa gelas air hingga mendidih, kemudian saring dan minum airnya setiap pagi.

– Jika Anda menggunakan bubuk kunyit maka larutkan 1 sendok teh bubuk kunyit dengan 1 gelas air. Kemudian minum airnya saat masih hangat.

3. Jus Sayur Pare

Kita bisa membuatnya sendiri tanpa harus memesan di toko jus. Pare yang pahit bisa dengan mudah menurunkan kadar gula dalam tubuh manusia karena mengandung berbagai sel yang bagus untuk menumbuhkan insulin di dalam pankreas dan dapat membuat ludahbasi menjadi bermanfaat untuk kesehatan lain.

4. Mengkudu

Kandungan proxeroni dalam buah mengkudu bisa membentuk alkaloid. Fungsi alkaloid membuka pori-pori sel sehingga nutrisi lebih mudah terserap ke dalam tubuh.

Inilah mengapa, mengkudu sangat baik dimanfaatkan sebagai obat diabetes melitus alami. Mengkudu bisa dibuat jus untuk mengobati diabetes, caranya sebagai berikut :

– Kupas hingga bersih, buang bijinya, kemudian cuci bersih lalu potong kecil-kecil buah mengkudu matang.

– Siapkan apel merah, cuci bersih, potong kecil-kecil

– Blender potongan mengkudu dan apel bersamaan. Tambahkan gula rendah kalori dan madu murni untuk menghilangkan aromanya.

– Minum 2 kali sehari-pagi dan malam hari, kira-kira setengah jam sebelum atau dua jam setelah makan. Ini dimaksudkan agar penyerapan esktrak buah mengkudu bisa sempurna.