Cara Mengobati Sakit Gula

Diabetes merupakan penyakit gula darah / penyakit kencing manis yang disebabkan oleh banyaknya kadar gula yang dikonsumsi untuk tubuh. Penyakit Diabetes juga menjadi suatu penyakit kronis yang sangat berbahaya dan harus cepat diberikan obat diabetes yang tepat. Biasanya, gejala awal yang muncul yakni berupa meningkatnya kadar gula di dalam darah akibat adanya gangguan sistem metabolisme di dalam tubuh.

Penyakit kronis berupa diabetes ini tak dapat disembuhkan oleh apapun. Akan tetapi daat dicegah dengan mengontrol kadar gula darah dalam tubuh.

Kurangnya insulin juga mengakibatkan munculnya penyakit diabetes. Yang mana insulin adalah zat yang dihasilkan pankreas untuk mengolah zat gula darah (glukosa) sehingga dapat menjadi energi. Dan perlu Anda ketahui, makanan yang dikonsumsi tak akan daat menolong karena gula di dalam darah tetap tdk bisa diproses menjadi tenaga secara normal, justru malahan kadar gula akan semakin meningkat. Nah, peristiwa yang ada diatas biasanya sering disebut dengan Hiperglikemia yakni peningkatan glukosa dalam darah.

Berikut beberapa gejala Diabetes:

1. Gangguan Penglihatan

Tingginya kadar gula darah menyebabkan penarikan cairan yang berada dalam sistem jaringan tubuh termasuk pada lensa mata. Gangguan yang disebabkan oleh diabetes ini menyebabkan fokus pada mata terganggu dan menyebabkan penglihatan anda menjadi kabur. Pada penyakit gula darah ringan, ssesorang tidak begitu merasakan gangguan penglihatan yang berarti namun jika tidak segera diobati maka akan terjadi kerusakan pada jaringan mata dan memicu resiko kehilangan penglihatan atau kebutaan.

2. Bila Luka Susah Sembuh

Salah satu gejala penyakit gula kering yang bisa diamati dengan kondisi fisik adalah pengataman pada luka seseorang. Pada orang yang memiliki kadar gula berlebihan akan kesulitan untuk memulihkan luka atau infeksinya. Tingkat gula mempengaruhi proses penyembuhan alami yang dilakukan oleh tubuh anda dan mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi yang terjadi.

3. Sering Kesemutan

Beberapa tahun ini kesemutan telah menjadi penanda gejala penyakit gula kering di masyarakat. Secara ilmiah hal ini memang bisa dijelaskan karena kelebihan glukosa dalam darah menyebabkan penyumbatan darah dan menyebabkan kerusakan saraf. Apabila anda sering mengalami kesemutan pada kaki dan tangan atau bahkan mati rasa pada lengan, tangan dan kaki maka anda perlu melakukan cek darah untuk memastikan kondisi glukosa dalam darah anda.

4. Kelainan pada Gusi

Beberapa kasus penyakit gula darah telah memberikan bukti bahwa terjadi penurunan kemampuan untuk melawan kuman yang masuk kedalam tubuh. Hal ini juga meningkatkan resiko pada gusi dan gigi anda. Gejalanya bisa dilihat dari pembengkakan, warna yang memerah dan kondisi gigi yang menjadi longgar.

5. Infeksi Jamur

Jamur bisa menjadi indikasi gejala penyakit gula darah karena pada orang yang mengalami diabetes kemampuan untuk mengatasi virus dan bakteri mulai turun. Sistem kekebalan tubuh yang tidak mampu menghadapi serangan ini membuat jamur bisa terjadi pada manusia. Infeksi yang diakibatkan jamur perlu diwaspadai terutama pada wanita yang sering mengalami keputihan. Infeksi jamur juga sering terjadi pada kulit tubuh yang lembab.

 

Adapun hal berikut dapat menjadi Penyebab terkena Diabetes:

1. Malas beraktivitas fisik

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. “Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat. Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya.

2. Sering stres

Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan.

 

Cara Mengobati Diabetes

Berikut Hal yang dapat anda lakukan untuk mengobati Diabetes:

1. Mengkonsumsi Daun kemangi

Daun kemangi biasa digunakan sebagai lalapan, atau ditambahkan ke dalam sambal saat menyantap ikan bakar. Namun, ternyata kegunaan daun kemangi tak sampai di situ saja. Daun kemangi juga bisa dimanfaatkan sebagai obat alami diabetes mellitus.

Daun kemangi memiliki kandungan yang bisa membantu proses sekresi insulin pada tubuh, sehingga kadar gula darah tetap stabil. Caranya, cukup dimakan sebagai lalapan. Pastikan saja kebersihannya terjaga, karena dikonsumsi dalam keadaan mentah.

2. Menggunakan Alpukat dan Kacang-kacangan

Asam lemak tak jenuh merupakan komponen penting dari mengelola kadar gula darah. Asam lemak tak jenuh adalah unsur hara utama yang terkandung dalam beberapa makanan antara lai seperti alpukat, kacang-kacangan dan biji-bijian, buah zaitun, rami, dan minyak zaitun. Alpukat terbukti mampu menurunkan risiko sindrom metabolik, termasuk diabetes. Alpukat juga meningkatkan perasaan kepuasan setelah makan, dan memiliki dampak yang sehat pada tekanan darah dan peradangan.

3. Minum Air Putih

Cara yang paling sederhana dan dianjurkan di sini adalah meminum air putih demi dapat menurunkan kadar gula darah tinggi. Bahaya akibat kurang minum air putih tak hanya memicu dehidrasi saja, tapi juga bisa saja mendukung proses kenaikan gula darah dalam tubuh. Air mineral atau air putih selain bisa menurunkan glukosa darah tinggi pun juga dapat diandalkan sebagai penyehat kulit, pengusir bakteri dan kuman, serta peningkat daya tahan tubuh. Meminumnya 8 gelas per hari atau setara dengan 2 liter adalah keputusan terbaik untuk membuat kesehatan lebih baik.

4. Minum Teh Hijau

Minum teh hijau bagi penderita diabetes akan sangat menguntungkan. Bahan dalam teh hijau bergerak aktif untuk melawan terjadinya resistensi insulin sehingga mencegah kenaikan kadar gula darah berlebihan. Teh hijau mengandung senyawa polifenol seperti katekin dan tanin yang bersifat seperti zat antioksidan alami.

Bahan antioksidan alami ini juga termasuk epigallokatekin gallate yang bisa melindungi kesehatan jantung, mencegah kenaikan kadar gula darah berlebihan, meningkatkan kadar gula darah saat turun hingga normal dan menjaga aktifitas insulin dalam tubuh tetap stabil. Namun konsumsi teh hijau untuk penderita diabetes harus dibatasi untuk mencehah efek akibat kelebihan antioksidan. Selain itu teh hijau sangat baik menjadi obat tradisional kolesterol dan obat tradisional darah tinggi.