Obat Alami Kanker Payudara

Kanker payudara adalah jenis kanker yang menyerang jaringan payudara. Jenis kanker ini adalah jenis kanker yang sering diderita oleh kamu wanita. Namun, tidak menutup kemungkinan pria juga dapat terserang kanker payudara, walaupun kemungkinannya sangat kecil sekali. Kanker payudara adalah kanker yang sangat ganas dan berasal dari jaringan kelenjar susu. Berdasarkan data pada tahun 2008 ada sekitar 1.380.000 kasus baru mengenai kanker payudara yang terjadi di dunia. karenanya, obat kanker payudara sangat dicari oleh orang

Jika sudah terkena kanker payudara biasanya dilakukan pembedahan, kemoterapi maupun radiasi. Namun, bisa juga menggunakan obat dan pengobatan herbal secara alami. Definisi dari kanker itu sendiri adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan dan mekanisme normalnya, sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal, cepat dan juga tidak terkendali. Ada beberapa fase dimana sel-sel kanker dibentuk dari sel-sel normal yang terdiri dari tahapan inisiasi dan promosi, yaitu fase berubahnya genetic sel-sel normal menjadi sel kanker yang ganas. Sel kanker payudara merupakan jaringan kompleks yang terdiri dari berbagai jenis sel selain sel kanker itu sendiri, diantaranya sel enditolial, sel stromal, sel payudara normal dll.

Timbulnya benjolan kecil pada payudara merupakan salah satu gejala awal, dan semakin lama benjolan tersebut semakin membesar. Pada tahap lebih lanjut kulit payudara atau putting susu akan tertarik, berwarna merah muda atau kecoklat-coklatan, mengkerut atau timbul borok pada payudara.

Semakin lama borok itu akan semakin besar sampai menghancurkan seluruh payudara, berbau busuk dan mudah berdarah.

Kanker payudara dapat di diagnosis lebih awal bahkan sebelum gejalanya terlihat. Mengapa harus diagnosis? Karena kemungkinan penyembuhan penyakit kanker payudara dapat diketahui pada tahap awal.

Untuk dapat mendiagnosa kanker payudara dapat dilakukan dengan x-ray atau bisa juga disebut dengan mammogram. Mammogram ini bisa mendeteksi bagian payudara sampai 2 tahun lebih awal sebelum sebelum terjangkit atau sebelum sel kanker menyebar ke kelenjar getah bening dan organ lainnya.

  1. Kunyit Putih

Masyarakat sejak lama sudah mengenal 2 jenis kunir putih yaitu kunir putih gombyok atau kunir putih pepet.

Kunir ini manfaatnya untuk therapi penyakit diare dan disentri saja, seperti yang ditulis dalam buku Obat Asli Indonesia karangan Prof. Dr. Seno Sastroamijoyo, jenis kedua adalah jenis kunir putih beraroma mangga, yaitu Curcuma Zedoaria & Curcuma Mangga. Keduanya bermanfaat menyembuhkan kanker & tumor.

Dari hasil penelitian Chan Minyi dkk dalam bukunya Anti Cancer Medical Herbs, ternyata Curcuma Zedoaria mempunyai efektifitas yang lebih tinggi untuk mengatasi kanker & tumor.

Menurut hasil penelitian American Institute Cancer Report ( New York Time ) 1 Juni 1999 dan juga oleh pakar Fakultas Farmasi ataupun PAU Bioteknologi serta PPOT UGM Yogyakarta dalam kunir putih ini mengandung:

  1. RIP ( Ribosome Inacting Protein ) berfungsi:
  2. Mampu menonaktifkan perkembangan sel kanker.
  3. Mampu merontokkan sel kanker tanpa merusak jaringan sekitarnya.
  4. Memblokir pertumbuhan sel kanker.
  5. Zat Anti Oksidan, mencegah kerusakan gen.
  6. Zat anti Curcumin, sebagai anti inflamasi ( anti peradangan ).

Curcuma Zeodaria dipadu dengan Curcuma Mangga dapat menyembuhkan:

  1. Kanker: leher rahim , payudara, hati , paru – paru, leukimia, otak dan penyakit lain yang berhubungan dengan kanker dan tumor.
  2. Peradangan dalam: maag, ambeien, radang tenggorokan, radang hati, bronkhitis, amandel, nyeri haid, keputihan, jerawat atau bisul, diabetes, asma.
  3. Manfaat yang lain, Anti lemak : darah tinggi, stroke, jantung, asam urat, menurunkan kolesterol.

Dosis anjuran:

Kunir non gula: 1 sendok teh peres diseduh dengan ½ gelas air panas ( 100 cc ) kemudian diendapkan dan yang diminum hanya airnya.

Pencegahan: 1 kali sehari, diminum sebelum tidur malam.

Pengobatan: 3 kali sehari ( pagi, siang, dan sore hari ).

Kunyit putih ini mempunyai ciri tertentu, antara lain bintik umbinya seperti umbi jahe dan berwarna kuning muda (krem). Dalam keadaan segar baunya seperti buah mangga kweni dan bila telah diekstrak atau dijadikan bubuk, warnanya tetap kuning muda (krem).

Dr Maksum menjelaskan khasiat kunyit putih dalam melawan sel kanker masih sebatas penelitian in vitro (laboratorium) dan belum mencapai uji klinis. Namun kunyit putih sudah banyak dipakai sebagai obat alternatif untuk penyakit kanker.

Penelitian secara in vitro dilakukan dengan uji bioaktivasi. Sel kanker dikembangbiakkan dalam laboratorium dan setelah diberikan konsentrasi tertentu dari kunyit putih sel kanker tersebut menjadi mati. Selain itu didapatkan pula bahwa aktivitas kunyit putih dalam mematikan sel kanker lebih baik dibandingkan dengan tanaman Mahkota Dewa.

Pada tahun lalu sempat dilakukan penelitian terhadap pasien kanker di salah satu RS Kanker di Indonesia, sekitar 30-40 persen pasien kanker diberikan pengobatan herbal dengan kunyit putih yang digabung dengan pengobatan medis seperti kemoterapi atau pengobatan kanker lainnya.

Setelah diberikan terapi gabungan ini, banyak pasien yang menuturkan bahwa dirinya merasakan ada perbaikan pada kondisi kesehatannya. Tahap pengujian ini termasuk dalam testimoni klinis.

  1. Keladi Tikus

Keladi tikus (Typhonium Flagelliforme/Rodent Tuber) juga telah diteliti sebagai tanaman obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker.

ramuan:

Untuk menghambat pertumbuhan sel kanker, tiga batang keladi tikus lengkap dengan daunnya (kurang lebih 50 gram) direndam selama 30 menit, tumbuk halus dan peras. Air perasan ini disaring lalu diminum.

Di Malaysia, sudah ada uji ilmiah khasiat keladi tikus. Bahkan ekstrak keladi tikus dalam bentuk pil dan teh bubuk yang dikombinasikan dengan tanaman lainnya dalam dosis tertentu, sudah dipasarkan di negeri jiran tersebut.

  1. Daun Tapak Dara untuk obat kanker payudara:

Sementara tapak dara (Catharanthus roseus) telah teruji sebagai bahan pencegah dan penumpas sel kanker. Tanaman yang masih termasuk keluarga Apocynaceae atau kamboja-kambojaan ini mengandung dua senyawa golongan alkaloid vinka yakni vinkristin dan vinblastin yang berkhasiat menghambat perbanyakan dan penyebaran sel kanker.

Vinkristin digunakan sebagai bahan pengobatan kanker bronkial, tumor ganas pada ginjal, kanker payudara, dan berbagai jenis tumor ganas yang awalnya menyerang urat saraf maupun otot. Tanaman yang di Sumatera disebut rumput jalang itu juga mengandung alkaloid cabtharanthin yang diperkirakan dapat mendesak dan melarutkan inti sel kanker.

ramuan:

rebus 22 lembar daun tapak dara dan buah adas (Foeniculum vulgare) serta kulit kayu pulasari (Alyxia reinwardti) dengan tiga gelas air. Bubuhi gula merah secukupnya. Setelah mendidih sampai tinggal setengahnya, saring. Ramuan diminum tiga kali sehari masing-masing setengah gelas. Pengobatan dilakukan paling tidak selama sebulan.