Obat Kanker Alami

Kanker adalah istilah yang digunakan untuk penyakit di mana sel-sel membelah secara abnormal tanpa kontrol dan mampu menyerang jaringan lain. Sel-sel kanker dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh melalui darah dan sistem getah bening. Proses Sel normal menjadi sel-sel kanker karena akibat kerusakan DNA. Dalam sel normal, ketika DNA rusak maka akan terjadinya perbaikan kerusakan atau sel tersebut akan mati jika tidak diberi obat kanker. Namun Dalam sel-sel kanker, DNA yang rusak tidak diperbaiki, dan sel tersebut tidak mati seperti seharusnya. Sebaliknya, sel ini terus membuat sel-sel baru yang tidak diperlukan tubuh. Sel-sel baru ini semuanya akan memiliki DNA yang rusak.

Dalam kebanyakan kasus sel-sel kanker membentuk tumor. Namun jenis kanker seperti leukemia, jarang membentuk tumor. Sebaliknya, sel-sel kanker ini melibatkan darah dan organ pembentuk darah dan beredar melalui jaringan lain di mana mereka tumbuh. Sel-sel kanker sering melakukan perjalanan ke bagian lain dari tubuh, di mana mereka mulai tumbuh dan membentuk tumor baru yang menggantikan jaringan normal. Proses ini disebut metastasis. Hal ini terjadi ketika sel-sel kanker masuk ke dalam aliran darah atau pembuluh getah bening tubuh kita.

Penyakit Kanker adalah berhubungan dengan kita semua. Kita semua mengenal orang-orang yang perah terkena penyakit kanker. Terkadang mereka sembuh, terkadang mereka meninggal. Terkadang berlangsung cepat, terkadang lambat bahkan sangat lambat. Terkadang ada rasa nyeri dan sering yang bersangkutan merasa lelah, sangat lelah.

Akhirnya, kanker sesudah bertahun-tahun dapat ‘kambuh” kembali. Kata kanker berasal dari kata Yunani, karkinos yang berarti udang karang dan merupakan istilah umum untuk ratusan tumor ganas yang masing-masing sangat berbeda satu sama lain.

Untuk Anda yang tengah berikhtiar mencari pengobatan kanker terbaik, berikut ini daftar tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat kanker, berikut cara menggunakannya:

  1. Daun Dewa

Tanaman satu ini telah dikenal sebagai anti kanker sejak lama jauh sebelum pengobatan modern berkembang. Ramuan anti kanker yang berasal dari daun dewa, bisa di racik sendiri di dapur kesayangan.

Cara membuat ramuannya:

– Pertama-tama, sediakan 30 gram daun dewa segar, 20 gram temulawak putih, 30 gram jombang. Rebus semua bahan tersebut bersama 600 cc air, tunggu hingga air tersisa setengahnya. Kemudian saring air rebusan untuk dikonsumsi sari patinya setiap hari.

– Ada cara lain, sediakan 30 gram daun dewa segar, 30 gram daun tapak dara segar, 30 gram rumput mutiara, 30 gram rumput lidah ular. Masukkan semua bahan bersama 1000 cc air, lalu rebus hingga airnya tersisa setengah. Saring semua bahan dan tambahkan madu untuk menetralisir rasa pahit, secukupnya saja. Aduk ramuan tersebut dan konsumsi selagi masih hangat.

  1. Keladi Tikus

Rodent tuber adalah istilah ilmiah bagi keladi tikus yang berkhasiat menghentikan dan mengobati kanker secara keseluruhan.

Cara membuat ramuannya:

Cara menggunakan tanaman herbal kanker ini cukup mudah. Rendam tanaman selama 30 menit 3 batang keladi tikus dan daunnya, kurang lebih sekitar 50 gram. Tumbuk hingga halus lalu peras batang keladi tikus tersebut. Lakukan penyaringan dan konsumsi secara rutin setiap hari.

  1. Mengkudu

Begitu banyak penelitian yang dilakukan untuk mengetahui manfaat dari buah mengkudu. Bahkan beberapa perusahaan kesehatan dunia pun mulai memproduksi ekstrak buah mengkudu. Daging buah mengkudu diketahui mengandung dammacanthel atau obat anti kanker.

Senyawa ini berperan aktif melawan sel abnormal ketika memasuki stadium pra kanker. Tak hanya itu, dammacanthel pun berkhasiat mencegah perkembangan sel kanker.

Cara membuat ramuannya:

Cukup mudah untuk membuat ramuan anti kanker ini, peras 2 atau 3 buah mengkudu. Tambah beberapa tetes madu untuk menambah rasa nikmat ke dalamnya. Konsumsi air perasan tersebut secara rutin setiap hari.

Ada baiknya untuk memilih mengkudu yang tidak terlalu masak, untuk menghindari kadar alkohol yang cukup tinggi. Alkohol akibat proses fermentasi pada mengkudu masak bisa merusak zat-zat penting di dalam buah mengkudu sendiri.