Obat Kanker Getah Bening

Hampir setiap orang yang divonis menderita kanker getah bening tentulah akan khawatir dan kecil hati karena kanker jenis ini dapat berakibat fatal. Artikel ini bertujuan untuk membantu Anda mendapat pengetahuan mengenai pilihan obat kanker getah bening. Kanker getah bening sendiri merupakan kanker ganas yang sangat berkaitan dengan sistem limfatik. Gejala umum yang biasanya terjadi pada penderita kanker getah bening ini dapat berupa terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening di leher, pangkal paha atau ketiak.

Memang, penyebab pasti munculnya kanker getah bening belum diketahui, namun sejumlah penelitian menunjukkan bahwa penyakit ini sangat berkorelasi dengan infeksi dari berbagai organisme seperti virus, riketsia, protozoa, dan bakteri. Infeksi tersebut kemudian menyebar ke kelenjar getah bening sehingga pada akhirnya menyebabkan kanker. Bila sedang mencari pengobatan kanker getah bening, Anda dianjurkan untuk berkonsultasi dengan beberapa dokter onkologi sebelum memutuskan pilihan. Selain mendapat informasi dari dokter, konsultasikan juga dengan anggota keluarga dan teman-teman yang dipercayai. Dan sekarang sudah banyak tersedia informasi terperinci mengenai kanker getah bening dalam halaman internet.

Bila Anda divonis terkena kanker getah bening, jangan takut, berikut beberapa pilihan terbaik pengobatan kanker getah bening yang tersedia saat ini, secara medis maupun alternatif. Faktanya, dengan pengobatan dan perawatan yang benar harapan kesempuhan dari kanker getah bening akan semakin besar. Sebenarnya penyakit kanker getah bening lebih menyerang kelenjar yang menghasilkan sel darah putih. Sehingga kekebalan dalam tubuh akan mengalami penurunan. Menurunnya sel kekebalan tubuh bisa lebih parah dibanding dengan penyakit lupus. Apabila tidak ditangani secara serius dan cepat penyakit lain pun akan mudah masuk kedalam tubuh penderita.

Pengobatan yang dilakukan pun terlebih dahulu dilihat dari seberapa parahnya sel kanker yang menyerang tubuh. Dan dibagi menjadi 4 fase yakni stadium 1, stadium 2, stadium 3 dan stadium 4.

  1. Kemoterapi

Penanganan ini hanya dilakukan apabila pasien telah mengalami kanker kelenjar getah bening stadium akhir. Penyembuhan dalam tahap ini tidak bisa dilakukan lagi. Cara satu satunya dengan meredakan rasa sakit akibat penyakit ini, memperpanjang usia penderita dengan cara memperlambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh yang telah melakukan metastasis.

Kemungkinan hidup pasien dengan sel kanker stadium akhir dalam tubuhnya hanya 10%. Untuk menjauhkan anda mengalami hal ini dengan cara mengetahui gejala yang ditimbulkan serta rutin melakukan cek up seperti diatas setiap 6 bulan sekali.

  1. Radio Aktif

Pemberian radio aktif bertujuan untuk menyusutkan sel kanker dalam kelenjar getah bening. Dengan memfokuskan radiasi pada daerah dimana benjolan itu tumbuh. Proses pemberiannya ada beberapa jenis terapi radio aktif seperti dengan menggunakan mesin besar yang memberikan radiasi ke tubuh orang yang terjangkit kanker dan terus mengalir bersama darah.

Dosis yang digunakan pun tergantung seberapa ganas nya sel kanker dalam kelenjar getah bening. Efek samping yang ditimbulkan tidak separah kemoterapi. Bahkan efek samping yang dirasakan baru dialami setelah 1 bulan setelah terapi radio aktif. Komplikasi yang dialami seperti mual, badan terasa lelah, nafsu makan hilang, kulit memerah, gatal serta kering.

  1. Operasi

Operasi pengangkatan sel kanker dalam kalenjar getah bening. Getah bening pun ikut diangkat karena getah bening adalah daerah pertama yang ditumbuhi sel kanker. Proses operasi ini dilakukan apabila penderita telah masuk dalam tahap stadium lanjut. Yang tidak memungkinkan dilakukannya terapi radio aktif.

Operasi ini dilakukan oleh para dokter ahli dan bahkan sekarang operasi dilakukan oleh robot. Komplikasi yang ditimbulkan pun tergantung oleh siapa operasi dilakukan, oleh para dokter ahli atau menggunakan robot. Komplikasi dapat menimbulkan infeksi dalam.