Obat HIV Terbaru 2017

HIV (Human Immunodeficiency Virus) sebuah Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, sehingga bisa melemahkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi dan penyakit. Sedangkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah sekumpulan gejala dan infeksi yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus, Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus/ obat HIV.

Meskipun penanganan yang ada, sudah bisa memperlambat laju perkembangan virus. Setidaknya lebih baik mencegah daripada mengobatinya. Jadi kita perlu mengenal cara pencegahannya.

PENCEGAHAN HIV AIDS

Upaya yang dilakukan dalam hal pencegahan HIV Aids secara umum adalah dengan memberikan informasi mengenai penyakit HIV Aids kepada kelompok orang yang beresiko tinggi dalam terkena serangan penyakit ini. Informasi yang diberikan adalah mengenai pola penyebaran dari virus HIV Aids sehingga dengan lebih mudah mengetahui cara pencegahan HIV Aids virus.

Pencegahan HIV Aids dari ibu ke anak dilakukan dengan jika ibu hamil yang mengidap penyakit ini maka bisa menularkan virus pada janinnya. Penularan yang terjadi pada pada proses saat bayi masih dalam kandungan atau saat melakukan persalinan dan disaat bayi sudah dilahirkan. Pencegahan yang dilakukan adalah menganjurkan ibu hamil sebaiknya tidak hamil.

Pencegahan HIV Aids jangka panjang dilakukan dengan mengubah pola perilaku masyarakat dengan melakukan kegiatan yang bisa meningkatkan norma agama dan juga sosial sehingga bisa lebih bertanggung jawab. Yang dimaksud dengan pencegahan HIV Aids jangka panjang adalah:

– Jangan melakukan hubungan seksual diluar nikah.

– Menghindari hubungan seksual dengan tuna susila.

– Menghindari hubungan seksual dengan orang yang mempuyai pasangan seksual banyak.

– Menghindari hubungan seksual dengan mereka yang mempunyai resiko tinggi menularkan Aids.

– Jangan melakukan hubungan seksual anogenital.

– Menggunakan kondom saat sedang melakukan hubungan seksual.

Gejala Penyakit HIV

Gejala yang dapat muncul:

1.Infeksi pada mulut

Malvestutto mengatakan, HIV bisa ditandai dengan infeksi pada sekitar mulut yang disebabkan oleh jamur. Infeksi itu membuat penderitanya susah menelan saat makan.

2.Susah konsentrasi

Masalah kognitif bisa jadi tanda Anda telah terjangkit HIV. Gejala ini biasanya muncul belakangan. Selain susah konsentrasi, penderita HIV biasanya jadi mudah marah dan tersinggung, ceroboh, susah berkoordinasi, dan mengalami kesulitan melakukan aktivitas yang berhubungan dengan syaraf motorik seperti menulis.

3.Nyeri otot dan sendi

ARS kadang disalahartikan sebagai gejala flu, sifilis, atau hepatitis. Tak heran, karena gejalanya memang mirip, yakni nyeri pada persendia, otot, dan kelenjar getah bening yang kebanyakan berada di pangkal paha, ketik, dan leher.

4.Sakit tenggorokan dan sakit kepala

Sakit pada tenggorokan dan kepala disebut Horberg bisa jadi bagian dari gejala anda terserang HIV. Namun untuk membuktikan gejala ini sebagai tanda Anda terkena HIV, biasanya perlu dites laboratorium terlebih dulu.

5.Ruam pada kulit

Gejala ini bisa datang pada awal seseorang terinfeksi HIV. Namun pada beberapa kasus, tanda ini malah muncul belakangan. Ruam pada kulit muncul jika penderita yang tidak memiliki riwayat alergi. Bentuknya bisa berupa bisul, dan tanda gatal warna merah muda pada beberapa bagian tubuh.

Obat HIV

  1. Daun Sirsak

Mungkin saja daun sirsak ini tak semenggiurkan daging buah sirsak. Namun faktanya, daun sirsak ini memiliki manfaat yang jauh lebih banyak ketimbang buahnya.

Mengapa demikian? Karena, didalam daun sirsak ada banyak sekali kandungan yang berkhasiat seperti kandungan accetogenins, annocatalin, annocatin, annohexocin, annonacin, anonol, caclourine, annomourine, annomouricin, gentisic acid, gigantetronin, lineloid acid dan juga muricapentosin.

Semua senyawa itu bermanfaat sekali untuk mengobati penyakit ataupun untuk menaikkan sistem imun tubuh. Nah, bagi penderita HIV/AIDS yang ingin mengkonsumsi daun sirsak sebagai obat tradisional hiv, lakukan dengan cara merebus daun sirsak. Dikarenakan daun sirsak ini diyakini mampu menaikkan sistem imunitas tubuh, menambah stamina serta kebugaran tubuh.

  1. Sambiloto

Sambiloto itu merupakan tanaman liar yang berkhasiat tinggi yakni mampu mengobati berbagai jenis penyakit seperti penyakit hiv. Jenis tumbuhan ini juga bisa dijumpai di tempat-tempat seperti pinggir sungai, kebun, tanah kosong yang lembab / dihalaman rumah.

Didalam tanaman sambiloto ini terdapat kandungan andrographolice & panicolin yang bermanfaat untuk menaikkan sistem imunitas tubuh. Tanaman ini juga dipercayai bisa mencegah virus HIV/AIDS. Itulah sebabnya di negara Amerika Serikat, tanaman ini telah dijadikan sebagai obat hiv.

  1. Minyak Ikan

Penderita HIV/AIDS sebaiknya tetap menjaga kesehatan tubuh, mengingat kondisi fisik yang lemah karena adanya virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Adapun konsumsi minyak ikan secara rutin akan membantu terjadinya penumpukan lemak jahat yang menumpuk dalam tubuh.