Tim nasional balap sepeda Indonesia berhasil menjuarai ajang Tour de Jakarta. … "kami berharap di TdS mendapat hasil yang terbaik
Standard

Obat HIV Saat Ini

Obat Hiv Saat Ini

Obat HIV Saat Ini

Berbagai jenis penyakit (menular dan tidak menular) sudah berkembang di lingkungan kita. Ada penyakit yang berkembang secara endemis di suatu wilayah karena penyakit ini sudah sejak lama berkembang di lingkungan tersebut. Ada juga jenis penyakit yang baru berkembang (new emerging diseases) di lingkungan kita seperti obat HIV/AIDS, SARS, Flu Burung. Penyakit ini menjadi ancaman baru bagi kesehatan masyarakat kita karena faktor hazard (lingkungan dan perilaku masyarakat) sebagai dampak globalisasi.

HIV sendiri adalah virus yang jika menginfeksi dapat menyebabkan menurunnya kemampuan dalam melawan infeksi virus, bakteri, jamur, parasit yang masuk ke dalam tubuh. Virus HIV bekerja dengan cara menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Virus ini juga menyebabkan penderitanya rentan terhadap serangan kanker karena menurunnya kekebalan tubuh.

Sementara AIDS ( Acquired Immunodeficiency Syndrome) adalah tahap lanjutan dari infeksi virus HIV.

Tahapan-tahapan HIV menjadi AIDS memiliki gejala-gejala dan bahaya sebagai berikut:

  1. Tahap awal infeksi HIV, gejalanya mirip dengan influenza (demam, rasa lemah, lesu, sendi pembesaran kelenjar). Gejala ini biasanya hanya berlangsung beberapa hari atau beberapa minggu saja, lalu hilang dengan sendirinya.
  2. Tahap tanpa gejala, meskipun ia tidak menunjukkan gejala, tetapi pada tes darah ditemukan antibodi HIV dan disebut HIV+. Masa ini dapat berlangsung bertahun-tahun (5-7 tahun).
  3. Tahap ARC (AIDS related complex), muncul gejala-gejala AIDS. ARC adalah istilah bila didapati dua atau lebih gejala yang berlangsung selama tiga bulan atau lebih, yaitu
  • demam disertai keringat malam,
  • diare (mencret) berkala atau terus-menerus dalam waktu lama tanpa sebab yang jelas,
  • penurunan berat badan lebih dari 10%,
  • kelemahan tubuh yang mengganggu aktifitas sehari-hari,
  • kulit gatal dan bercak-bercak merah kebiruan,
  • pembesaran kelenjar secara lebih luas,
  • batuk dan sesak napas lebih dari satu bulan,
  • sakit tenggorokan dan pendarahan yang tak jelas sebabnya.
  1. Tahap AIDS, muncul infeksi lain yang berbahaya (TBC, jamur, dan lain-lain) karena kekebalan tubuh telah demikian rusak, yang disebut infeksi oportunistik. Disamping itu, dapat terjadi kanker kulit dan kanker kelenjar getah bening.
  2. Tahap gangguan otak (susunan saraf pusat), pada tahap ini dapat mengakibatkan kematian sel otak dan gangguan mental. Gangguan mental yang terjadi berupa demensia (gangguan daya ingat), penurunan kesadaran, gangguan psikotik, depresi, dan gangguan saraf.
  3. Minyak Ikan

Penderita HIV/AIDS sebaiknya tetap menjaga kesehatan tubuh, mengingat kondisi fisik yang lemah karena adanya virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Adapun konsumsi minyak ikan secara rutin akan membantu terjadinya penumpukan lemak jahat yang menumpuk dalam tubuh.

Obat HIV

  1. Jamur Lingzhi

Selain dengan banyak warna jamur lingzhi juga di kenal dengan memiliki rasa yang pahit, pedas, hangat, hingga kurang enak jika di jadikan menu masakan, karena jamur lingzhi tidak biasanya di gunakan sebagai menu makanan.

Lingzhi memiliki kandungan gizi dengan lengkap dan dapat di terima oleh tubuh karena jamur lingzhi sangat baik untuk menjaga kesehatan dan memberikan nutrisi pada tubuh agar menjaga tubuh dari penyakit HIV/AIDS yang sering terjadi pada anak remaja dan dewasa.

Cara Membuat Jamur Lingzhi Untuk Obat Penyakit Hiv/Aids:

– Potong lah kecil kecil jamur lingzhi

– Air nya anda masak terlebih dahulu sampai mendidih

РLalu masukan jamur lingzhi  yang sudha di potong potong