Tim nasional balap sepeda Indonesia berhasil menjuarai ajang Tour de Jakarta. … "kami berharap di TdS mendapat hasil yang terbaik
Standard

Obat HIV Terbaik

Obat Hiv Terbaik

Obat HIV Terbaik

Penyakit ini disebabkan oleh virus obat HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang berhasil masuk ke dalam tubuh manusia. Biasanya efek samping akan terlihat setelah 5 sampai 10 tahun kemudian. Dan kala itu tubuh anda sudah dirusak sistem imunnya. Maka kebanyakan orang-orang yang terkena penyakit ini meninggal bukan hanya ulah virus HIV.

Penyebab & Faktor Risiko HIV

Penyebab

Normalnya sel darah putih dan antibodi menyerang dan menghancurkan organism easing yang masuk ke dalam tubuh. Respon ini diatur oleh sel darah putih bernama limposit CD4. Limposit ini juga merupakan target utama HIV. Sekali masuk ke dalam tubuh, virus masuknya material genetiknya ke dalam limposit dan melipatgandakan diri.

Ketika salinan virus baru keluar dari sel induk dan masuk ke dalam aliran darah, virus akan menyerang sel lain. Sebagai efeknya sel CD4 akan mati. Siklus ini terus berulang. Pada akhirnya menyebabkan kerusakan sistem imun yang berarti tubuh tidak akan mempu melawan infeksi bakteri dan virus lain.

Faktor Risiko

Faktor risiko terinfeksi AIDS antara lain:

– Tidak memakai pelindung ketika melakukan hubungan seksual dengan lebih dari satu pasangan

– Tidak memakai pelindung ketika melakukan hubungan seksual dengan orang dengan HIV positif

– Memiliki penyakit menular seksual lain seperti syphilis, herpes, chlamydia, gonorrhea atau bacterial vaginosis.

– Bergantian dalam memakai jarum suntik

– Mendapatkan transfusi darah yang terinfeksi virus HIV

– Memiliki sedikit salinan gen CCL3L1 yang membantu melawan infeksi HIV

– Ibu yang memiliki HIV

Pencegahan HIV/AIDS

Tidak ada vaksin untuk mencegah infeksi HIV dan tidak ada penyembuh untuk AIDS. Jaga kesehatan dan lindungi diri anda dari faktor-faktor risiko adalah jalan terbaik.

Jika anda HIV negatif maka tindakan yang terbaik adalah:

– Periksakan kesehatan secara teratur

– Ketahui apa itu HIV dan bagaimana penularannya

– Gunakan jarum suntik steril

– Waspada terhadap darah transfusi

– Ketahui status kesehatan pasangan seksual anda

– Gunakan kondom setiap kali melakukan hubungan seksual