review buku pembentukan pengadilan khusus
Review

Review Buku : Pembentukan Pengadilan Khusus Medis

Pembentukan Pengadilan Khusus Medis – Belum lama dunia di gegerkan oleh virus corona yang berasal dari China. Tidak hanya iso panas bagi pekerja medis, bagi masyarakat pun juga ini berita yang sangat mengemparkan. Nah, membicarakan dunia medis, memang tidak selamanya dunia medis dihadapkan pada penyakit dan virus saja. Tetapi juga ada yang fokus terhadap pembentukan pengadilan khusus medis.

Review Buku : Pembentukan Pengadilan Khusus Medis

Ontran Sumantri Riyanto, penulis buku Pembentukan pengadilan khusus medis ini tidak fokus mengulas isu penyakit dan virus. Tetapi akan fokus pada pembentukan pengadilan khusus medis. Latar belakang penulisan buku ini adalah menolong pasien, tenaga medis dan tenaga kesehatan.

Kenapa mereka butuh pertolongan? Karena banyak diantara mereka yang belum tahu seingga tidak melakukan prosedur. Ada pula karena alasan tertentu, sehingga menimblkan sesuatu yang tidak diinginkan seperti kececatan, kematian dan masih banyak laginnya. Dampak secara global, bisa juga menimbulkan sengketa medis antara pasien dengan dokter.

Dari hal tersebut dapat terlihat jelas bahwa probalititas tuntutan hukum kepada dokter yang diajukan oleh pasien semakin menaingkat. Apalagi era sekarang yang jumlahnya luar biasa lebih tinggi. Padahal seorang dokter dalam upayanya untuk menolong pasien, berusaha bekerja sebaik mungkin, sesuai dengan sumpah yang telah ikrarkan saat dilantik menjadi dokter.

Ternyata, hingga saat ini menyelesaikan sengkata medis menurut Ontran Sumantri Riyanto masih banyak sengketa medis yang sampai sekarang prosesnya masih berlanjut. Bagi dokter, yang pernah mengalami kasus sengketa medis mereka dirugikan. Sedangkan dari pihak hakim dan penegak hukum menurut penulis masih sedikit yang memahami dan menguasai tentang dunia kedokteran. Khususnya mengenai hukum kesehatan.

Itu sebanya, buku kedokteran yang diterbitkan oleh Deepublish menuliskan buku ini. sekedar untuk memberikan pemahaman dan edukasi kemasyarakat terkait situasi meningkatnya sengketa medis setiap tahunnya. Maka Ikatan Dokter Indonesia (IDI) berusaha untuk mengajukan pengadilan khusus untuk menyelesaikan sengketa medis.

Nah, buat kamu yang kebetulan juga ingin fokus di pembentukan pengadilan khusus medis, kamu bisa membaca buku ini nih. Dijamin deh, buku ini pun akan membantu kamu lebih memahami. Nah, buat kamu yang penasaran, pembahasan buku ini akan membahas apa saja sih? Berikut adalah beberapa poin yang akan kamu pelajari.

Risiko Medis – Malpraktik dan Sengketa Medis

Buku berjudul pembentukan pengadilan khusus medis akan mempelajari beberapa cabang ilmu lain. Yaitu tentang risiko medis, sudah menjadi risiko pihak medis dalam menjalankan tanggungjawab perannya. Risko seorang medis pun tidak main-main, tidak hanya masalah salah dosis, tetapi juga menyangkut nyawa manusia.

Adapun terkait kasus malpraktik. Tidak dapat dipungkiri bahwa masyarakat sering kali kematian seseorang karena dampak dari malpraktek. Meskipun itu murni karena saat dilakukan operasi atau semacamnya terjadi kelemahan tubuh proses operasi. Sehingga bisa berakhir pada sengketa medis.

Sistem peradilan

Buku pembentukan pengadilan khusus medis baru akan masuk ke program inti, yaitu sistem peradilan. Nah, disinilah dipaparkan tentang keadilan. Tentu saja keadilan versi dunia medis, bukan dari versi lainya. Ada pula yang namannya sistem peradilan di Indonesia. Terkait dengan sistem peradilan itu sendiri seperti apa dan bagiamana, kamu bisa baca langsung saja. Di jamin langsung lebih memahami.

Ternyata sistem peradilan saja tidak cukup. Seringkali sengketa medis lebih heboh daripada kenyataannya dari sudut pandang penegak hukum. Menyinggung terkait sengketa medis antara dokter dan pasien, di bab ini akan mulai memaparkan tentang kebijakan hukum dalam sengketa medis. Di bab ini pulalah IDI memiliki peran andil juga loh.

Penanganan Sengketa Medis Dalam Sistem Hukum

Indonesia sebagai Negara hukum, sudah Negara hukum pastinya sudah cukup demokratis. Tahukah kamu, secara yuridis normative kewenangan Mahkamah Agung sudah jelas sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan, tetapi konteks IDI dan dokter melihat bahwa dalam pemberian kewenangan kepada peradilan umum untuk memutuskan sengketa medis sangat kontroversial.

IDI dan dokter melihat bahwa pengetahuan dan pemahaman dari penegak hukum terhadap hukum kesEhatan masih kurang. Hal ini tidak terlepas dari belum semua penggerak hukum memahaminya antara dokter dengan pasien. Jadi, hal-hal yang tidak diharapkan atas upaya yang telah dilakukan oleh dokter dalam menolong pasien dianggap malpraktek oleh pasien atau keluarga pasien.

Karena masih banyak anggapan dan dugaan seperti itu. maka di bab buku ini kamu akan diberikan beberapa contoh kasus tentang sengketa medis. Tentu saja sengketa medis yang terjadi antara dokter dengan pasien yang kasusnya cukup menyita perhatian.

Buku pembentukan pengadilan khusus medis akan menyampaikan pula tentang kajian pembentukan pengadilan khusus. Dimana di bab ini kamu akan mengerti tentang kekuasaan kehakiman dan pengaturan pengadilan khusus dalam perundang-undangan.

Baca juga : Buku Metodologi Penelitian Bidang Kesehatan & Teknologi Laboratorium

Di bab akhir, lebih menekankan pada urgensi pembentukan pengadilan khusus sengketa medis. Urgensi pembentukan ini akan diulas menjadi dua sub, yaitu perlindungan HAM bagi dokter dalam sengketa medis dan kelebihan/kekurangan pembentukanpengadilan khusus sengketae medis.

Detail Buku :

Pengarang Ontran Sumantri Riyanto
Kategori Buku Umum
Bidang Ilmu Hukum
ISBN 978-602-475-402-0
Harga Rp.114.000
Tahun Terbit  2018

Beli bukunya di : https://penerbitbukudeepublish.com/shop/buku-pembentukan-pengadilan/