Insight

Pengertian Komunikasi Terapeutik dalam Dunia Keperawatan

Pengertian Komunikasi Terapeutik dalam Dunia Keperawatan – Pengertian komunikasi terapeutik dalam dunia keperawatan penting dikuasai. Kenapa? Karena inilah yang akan menentukan pasien akan merasakan nyaman atau tidak nyaman.

Bagi perawat, tentu saja menguasai komunikasi terapeutik akan memudahkan kamu menjadi perawat yang disenangi pasien, sekaligus menjadi perawat berprestasi tentunya. Oleh karena itu penting sekali buat kamu yang mengambil jurusan ini mengetahui lebih lanjut. Lalu apa saja sih?.

Nah pada kesempatan kali ini tidak hanya belajar tentang pengertian komunikasi terapeutik saja. Tetapi juga mengupas fungsi, karakteristik dan dan prinsip prinsip yang harus dipahami dan dikuasai seorang perawat yang baik itu seperti apa. Langsung saja kita simak ulasannya berikut ini.

Mengenal Lebih Dekat Pengertian Komunikasi Terapeutik

Buat kamu yang masih asing mendengar tentang terapeutik. Maka kesempatan kali ini kita akan belajar pengertian komunikasi terapeutik adalah ilmu komunikasi yang dilakukan secara sadar. Menurut Purwanto (1994) komunikasi terepeutik adalah komunikasi yang dilakukan secara sadar.

Tujuan dari komunikasi ini berfokus pada kesembuhan pasien. Di satu sisi, komunikasi teraeutik juga termasuk komunikasi yang diharapkan mampu membina hubungan baik timbal balik antara pasien.

Timbal balik dalam hal ini adalah pertukaran informasi, dimana informasi yang di dapatkan nantinya dapat digunakan sebagai data diagnosis, sekaligus dapat mengetahui pesan yang disampaikan oleh pasien.

Pengertian komunikasi terapeutik pun bersifat memberikan sugesti atau memberikan pengaruh kepada lawan bicara (pasien). Tentu saja sugesti yang diberikan hal yang sifatnya memberikan hal positif.

Bagaimanapun juga, seorang perawat dengan seorang pasien yang terbaik haruslah memiliki komunikasi yang baik. Termasuk pula pasien yang memendam masalah penyakitnya, mencoba untuk dibantu, agar tidak menjadi stress yang berkepanjangan. Karena menyimpan stress akan memperlama proses recovery.

Seperti menurut Kozier et.al, 2000 pengertian komunikasi terapeutik dapat diartikan sebagai proses interakasi antara perawat dan pasien untuk memecahkan solusi agar bisa hidup lebih harmonis. Mengurangi masalah hambatan psikologis yang dialami oleh pasien tersebut.

Pengertian komunikasi terapeutik dapat disimpulkan bahwa komunikasi yang sudah direncanakan sebelumnya secara sadar. Karena komunikasi ini dapat untuk memusatkan pada proses penyembuhan pasien dengan cara membangun hubungan baik antara perawat dan pasien.

Fungsi Komunikasi Terapeutik

Jika sebelumnya mengulas tentang pengertian komunikasi terapeutik, ternyata komunikasi satu ini juga memiliki fungsi tersendiri. Selain membangun komunikasi, ternyata komunikasi terapeutik adalah mendorong dan membangun kerjasama antara perawat dan pasien. Tentu saja kerjasama dalam hal ini bukan kerjasama pekerjaan atau kerjasama mendatangi dokumen penting. Melainkan kerjasama dalam membangun komunikasi.

Salah satu carannya, perawat mencoba untuk memancing atau membuka dengan mengungkap perasaannya. Cara ini cara paling efektif agar pasien pun juga ikut terbuka. Ketika pasien sudah terbuka, maka akan memudahkan pasien juga terbuka terhadap keluhan rasa sakit yang diderita. Keterbukaan dan informasi yang sudah dikeluarkan inilah yang akan di evaluasi.

Mungkin bagi perawat yang masih awal-awal bekerja, keterampilan ini perlu dibiasakan. Namun bagi perawat yang sudah professional, langkah dan cara semacam hal yang biasa. Cara ini memang terlihat sepele, tetapi dampak yang dihasilkan sangat berpengaruh. Lantas apa saja fungsi memahami pengertian komunikasi terapeutik?

Pertama, mampu meningkatkan kemandirian pasien. Setidaknya melalui kesadaran diri, penerimaan diri, dan hormat bisa menjadi efektif bisa meningkatkan kemandirian pasien. Kedua, komunikasi terapeutik mampu membangun identitas dan integritas yang tinggi dan jelas. Ketiga, mampu meningkatkan dan membangun hubungan interpersonal yang lebih dekat.

Terakhir, fungsi komunikasi terapeutik adalah dapat meningkatkan kesejahteraan pasien dalam meningkatkan fungsi dan tujuan personal pasien.

Baca juga : Review Buku : Awas Bahaya Ancaman Tuberkulosis

Karakteristik Komunikasi Terapeutik

Selain memahami pengertian komunikasi terapeutik, kita pun akan belajar dan memahami tentang karakteristik komunikasi terapeutik. Jadi buat kamu nih yang memang ingin fokus dalam ilmu keperawatan, penting sekali mengetahui karakteristik atau ciri-ciri dari komunikasi terapeutik. Lalu apa saja sih ciri-ciri? Berikut ulasannya.

  1. Genuiness, ciri yang pertama selain memahami pengertian komunikasi terapeutik adalah keikhlasan atau genuiness. Tentu saja seorang perawat penting sekali memahami sikap, perasaan dan nilai yang dimiliki oleh pasien.
    Setidaknya dengan mengetahui apa sikap dan perasaan pasien akan membantu pasien membukakan hati dan rahasia sukses membangun komunikasi yang baik.
  2. Empati, adapun karaktertistik dalam pengertian komunikasi terapeutik yang kedua, yaitu empati. Penting sekali seorang perawat memiliki nilai empati. Setidaknya dengan empati akan membantu perawat memahami dan menerima pasien dengan ikhlas, terbuka.
    Tidak semua orang memiliki empati yang tinggi, ada yang bahkan tidak memiliki empati sama sekali, sehingga ia pun kurang peka dan peduli terhadap kondisi pasien.
  3. Kehangatan, karakteristik yang tidak kalah penting yang juga harus dimiliki seorang perawat atau tenaga medis adalah memiliki warmth atau kehangatan terhada pasien.
    Tahukah kamu jika memiliki sikap yang hangat dan permisif akan memberikan kenyamanan bagi pasien. Pasien merasa nyaman dan tidak terancam. Hal-hal seperti ini pulalah yang penting pula dimiliki oleh semua perawatan. Bagaimana dengan kamu?

Baca juga : 10 Rekomendasi Buku Keperawatan Untuk Mahasiswa

Ingin Menjadi Perawat? Pahami Prinsipnya!

Siapa yang menyangka jika menjadi seorang perawat itu gampang? Ternyta tidak gampang. Menjadi seorang perawat ternyata tidak sekedar memahami pengertian komunikasi terapeutik saja.

Tetapi juga harus tahu prinsip komunikasi terapeutik itu sendiri. Seperti yang kita tahu sebelumnya bahwa tujuan atau capaian komunikasi terapeutik dalam perawatan adalah mencapai helping relationship.

Nah, dalam dalam mencapai helping relatlionship ini memiliki prinsip dan komunikasi.

Pertama, seorang perawat minimal tahu dan mengenali siapa dirinya terlebih dahulu.

Kedua, ditandai pula dengan sikap dan penerimaan diri dan membantun rasa saling percaya atau saling menghargai.

Ketiga, seorang perawat penting sekali menyadari kebutuhan pasien, mulai kebutuhan fisik dan mental.

Keempat, prinsip komunikasi terapeutik tugas seorang perawat mampu menciptakan suasana yang positif sehingga menciptakan aura positif untuk pasiah, agar pasien pun menjadi lebih baik juga.

Adapun prinsip lain yang sama pentingnya diketahui oleh perwat. Misalnya memahami segala tindakan mulai dari rasa senang, sedih, frustasi dan lain sebagainya. Termasuk pula dalam membangun keterbukaan dalam membangun komunikasi.

Baca juga : Manajemen Informasi Kesehatan: Pengelolaan Dokumen Rekam Medis

Nah, tahukah kamu prinsip seorang perawat secara tidak langsung sebagai role model bahwa memiliki jiwa yang sehat itu penting, dan butuh yang namannya cara mempertahamkan kesehatan mental atau cara hidup sehat itu seperti apa dan bagaimana.

Apakah prinsip di paragraph di atas cukup? Ternyata tidak cukup hanya itu saja. Nyatannya ada prinsip lain yang tidak kalah penting. Bahkan lebih penting dari sekedar memahami pengertian komunikasi terapeutik saja.

Secara tidak langsung, perawat dituntut menjadi pribadi yang nyaman bagi pasien. Sehingga pasien bisa mengungkapkan perasaan atau bisa mengekspresikan perasaannya. Adapun prinsip lain, seperti memiliki altruism, yaitu kemampuan untuk bisa mendapatkan kepuasan dengan menolong orang lain secara manusiawi.

Tentu saja aturan yang tidak akalah penting dimiliki seorang perawat, berpegang teguh pada etika atau kode etik keperawatan, yang tetap mengutamakan kesejahetaraan manusia. Tentu saja tetap berpegang teguh pada tanggung jawab pada profesi dan bertanggung jawab terhadap pasien yang dihadapi.

Pada dasarnya, lahirnya prinsip komunikasi terapeutik diharapkan dapat menjadi therapeutic use of self. Dimana prinsip-prinsip inilah yang bisa digunakan sebagai acuan.

Dari pengertian komunikasi terapeutik di atas dan beberapa hal yang bisa kamu pelajari ini semoga bermanfaat. Terutama buat kamu nih  yang sedang mengambil jurusan keperawatan atau yang ingin mengambil jurusan keperawatan, setidaknya tahu cakupan apa saja yang bisa dan akan kamu pelajari.

Jadi saat masuk dan terjun belajar tentang keperawatan, tidak sekedar mempelajari pengertian komunikasi terapeutik saja. Lebih dari itu, kamu akan belajar bagaimana menyikapi pasien, bagaimana melakukan kontro, dan pemeriksaan apa saja perawat lakukan. Setidaknya dengan ulasan dan pemaparan ini cukup memberikan gambaran secara garis besar tentang terapeutik. (Irukawa Elisa)

Komentar Dinonaktifkan pada Pengertian Komunikasi Terapeutik dalam Dunia Keperawatan